Pada era serba maju seperti sekarang ini, telah terjadi ledakan
informasi di masyarakat, dan mudah sekali bagi masyarakat untuk mandapatkan berbagai
informasi. Banyak penyedia informasi yang memberikan informasi yang dimilikinya
Tampilkan postingan dengan label IDKS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label IDKS. Tampilkan semua postingan
Minggu, 26 Mei 2013
Sabtu, 20 April 2013
Pustakawan Juga Bisa Sukses
Saya
Laila Nahdliyatul Husna mahasiswi Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga
Yogyakarta. Saya lulus dari sebuah SMA, dan dulu saya tidak pernah terfikirkan
akan
Sabtu, 16 Maret 2013
Kuliah Umum “Perpustakaan Untuk Rakyat” Narasumber: Bp. Blasius Sudarsono, MLIS
Dari
kuliah umum yang saya ikuti, dapat saya ambil kesimpulan bahwa kita sebagai
pustakawan haruslah berlatar belakang dari sekolah ilmu perpustakaan dan harus
mempunyai jiwa pustakawan, agar dalam bekerja dapat secara professional dan
dari hati. Dan saat kita mempelajari mengenai ilmu perpustakaan, kita tidak
hanya dituntut untuk mempelajari tentang ilmu klasifikasi, tentang bagaimana
cara mengolah buku, tetapi bagaimana kita dapat memahami kebutuhan pengguna,
dan bagaimana sikap kita saat terjun dimasyarakat.
Perpustakaan
dapat diibaratkan seperti supermarket, dan pelayan di supermarket tersebut
adalah petugas perpustakaan, sedangkan pustakawan adalah orang yang berada
didalamnya, yang memimpin dan mengolah. Jelas adanya peran penting seorang
pustakawan, tanpa adanya pustakawan, perpustakaan bukanlah apa-apa. Pustakawan
juga dapat diibaratkan seperti budayawan, karena kedua profesi tersebut sama-
sama membutuhkan pendidikan terlebih dahulu dan orang yang berprofesi sebagai
pustakawan dan budayawan adalah orang yang berpengetahuan. Perpustakaan telah
menjalankan tujuan kemerdekaan Republik Indonesia yaitu yang mampu
mensejahterakan masyarakat dan juga mencerdaskan bangsanya. Bagaimana tidak,
dengan adanya perpustakaan sebagai sumber informasi dan sumber ilmu maka masyarakat
akan menjadi cerdas dan berpengetahuan dan otomatis akan menjadi sejahtera.
Kita
sebagai pustakawan harus bisa berfikir kritis yaitu setiap ada isu atau masalah
dalam masyarakat kita harus mampu menanggapi, lebih baik lagi jika kita dapat
memberikan solusi. Kemudian, pustakawan harus rajin- rajin dalam membaca, tidak
hanya dalam membaca teks, karena informasi tidak hanya dapat diperoleh dari
bacaan teks saja. Informasi dapat diperoleh dari banyak sumber. Pustakawan juga
harus bisa menulis, karena dengan menulis akan dapat mengungkapkan apa yang ada
dalam pikiran. Pustakawan juga akan dapat mengangkat atau menaikkan derajat
profesinya sebagai pustakawan dengan cara menulis. Dan yang tidak kalah penting
adalah pustakawan harus mempunyai kemampuan entrepreneur atau kemampuan dalam
berbisnis dan kewirausahaan. Pustakawan juga harus mempunyai etika, karena
etika adalah bentuk moral.
Pada
kuliah umum kali ini, narasumber juga menjelaskan mengenai 4 pilar
kepustakawanan yaitu kepustakawanan adalah panggilan hidup,
kepustakawanan adalah semangat hidup, kepustakawanan adalah karya pelayanan dan
kepustakawanan dilakukan dengan professional. Kemudian untuk masalah TBM dan
perpustakaan, dua tempat tersebut sebenarnya adalah sama hanya induknya saja
yang berbeda.
Minggu, 24 Februari 2013
Perpustakaan dan Peran Pustakawan
Perpustakaan
adalah sebuah tempat untuk menyimpan buku dan koleksi lain yang didalam koleksi
tersebut menyimpan informasi yang sangat bermanfaat bagi masyarakat. Saat ini, banyak
sekali terdapat informasi dan mudah sekali bagi masyarakat untuk mendapatkan
informasi, baik itu dari buku, internet dll. Masalah yang dihadapi saat ini
adalah bagaimana masyarakat dapat memilih informasi tersebut, karena tidak
semua informasi yang tersaji adalah benar dan dapat dipertanggungjawabkan.
Pustakawan
berperan penting dalam penyaringan informasi khususnya informasi yang bersumber
di perpustakaan. Koleksi di perpustakaan bukanlah koleksi sembarangan, agar
dapat menjadi koleksi di perpustakaan koleksi tersebut harus melalui proses
pemilihan yang dilakukan oleh pustakawan. Dan untuk melakukan pemillihan
koleksi atau sumber informasi tersebut tidaklah mudah, pustakawan harus
mempunyai wawasan yang luas dan pengetahuan yang banyak, juga harus mempelajari
ilmu tentang pemilihan koleksi. Pustakawan juga harus mengerti koleksi apa saja
yang dibutuhkan oleh masyarakat pengguna perpustakaan tersebut dengan melakukan
analisis pengguna perpustakaan. Dengan pengetahuan yang banyak, pustakawan juga
akan dapat menunjukkan koleksi apa saja yang cocok untuk pengguna yang ingin mencari
informasi tertentu.
Pustakawan
berperan dalam mempermudah masyarakat dalam mencari informasi di perpustakaan
yaitu dengan mengelola koleksi, dari penataan, pengelompokan koleksi dll.
Pengolahan koleksi di dalam perpustakaan tidak dapat dilakukan oleh sembarang
orang, karena mengelola perpustakaan tidaklah mudah. Untuk pengelompokan
koleksi, penataan koleksi, ada ilmu yang harus dipelajari agar koleksi tersebut dapat mudah dicari oleh
pengguna dan menarik untuk di tampilkan. Jadi untuk menjadi seorang pustakawan
harus mempunyai latar belakang pendidikan bidang perpustakaan. Dan untuk saat ini
sudah banyak perpustakaan berbasis teknologi informasi, pustakawan juga harus
memiliki ketrampilan dalam bidang teknologi informasi.
So
agar perpustakaan dapat terkelola dengan baik, pengelolanya pun juga harus professional.
Demikian yang dapat saya sampaikan. Semoga bermanfaat J
Langganan:
Postingan (Atom)
